Minyak Dari Binatang Bulus Untuk Kesehatan

Minyak Dari Binatang Bulus Untuk Kesehatan

Bulus ( Amyda Cartilaginea ) merupakan sejenis labi-labi atau kura-kura yang berpunggung lunak, disebut berpunggung lunak karena sebagian perisainya terdiri dari tulang rawan serta tempurung punggungnya dengan istilah lain karapas yang dilapisi kulitnya yang tebal serta licin, hingga saat ini bulus banyak dibudidayakan untuk diambil minyaknya untuk mengobati berbagai kesehatan baik itu untuk pria dan wanita.

Di dalam bahasa Inggris jenis hewan ini dinamai dengan nama Asiatic softshell turtle, di dalam Bahasa Madura sering pula disebut ketempah, kalau dalam Bahasa Sunda sering disebut kuya. Banyak juga istilah lain penyebutannya tentang Bulus ini. Bulus sangat terkenal sejak zaman dahulu karena dipercaya akan minyak bulus bisa untuk kesehatan baik pada kulit, dan yang lainnya, seiring perkembangan zaman bulus ini digunakan untuk berbagai macam perawatan karena tidak menimbulkan efek samping yang mengakibatkan berbahaya bagi kesehatan pengguna atau pemakai dari bulus itu sendiri. Bulus bisa menjadi pilihan herbal yang alami bagi Anda.

Minyak Dari Binatang Bulus Untuk Kesehatan

Sedikit Mengenali Tentang Bulus

Kura-kura yang hidup di air dengan diameter punggung kurang lebih 100 cm, meskipun pada umumnya hingga 60 cm saja, dengan kepala yang membulat dengan mata yang kecil serta lubang hidung yang terletak pada ujung belalai yang pendek dan kecil. Perisai kura-kura tersebut pada umumnya membundar, dengan tertutup kulit yang tebal serta licin, dengan lipatan atau gigir rendah yang memanjang halus terputus-putus serta bintil-bintil. Lehernya yang panjang sehingga bisa menjangkau sekurangnya setengah dari perisainya, tungkai depan dan belakang dengan selaput yang penuh, kuku-kukunya terlihat runcing terutama pada tungkai depan serta cakarnya yang kuat. Varian warnanya pada Bulus tersebut seperti dari mulai  hitam, abu-abu hingga kecoklatan pada bulus tersebut.

Hewan-hewan yang muda memiliki bintik-bintik kekuningan, terang atupun buram, kadang-kadang terdapat enam sampai sepuluh bercak bulat agak gelap bertepi putih, tersusun dalam deretan melengkung di punggungnya berwana keputihan sisi bawah tubuh halus licin. Bulus diketahui menyebar luas di Asia Tenggara:Burma, Thailand, Laos, Vietnam, Kamboja, Malaysia, Singapura, Brunei, dan Indonesia. Di Indonesia, labi-labi ini didapati di Sumatra, Kalimantan, Jawa, Lombok, dan Sulawesi[1].

Hewan ini terutama hidup di perairan yang tenang, berarus lambat. Di sungai atau anak-anak sungai, danau, dan kolam, termasuk kolam pemeliharaan ikan. Memangsa ikan dan hewan-hewan kecil lainnya, bulus biasa bersembunyi dalam lumpur atau pasir di dasar perairan.

Konservasi

Di masyarakat-masyarakat tradisional di Indonesia barat, bulus biasa diburu untuk dimakan dagingnya. Orang Tionghoa juga menyukainya dan kerap dimasak sebagai pi oh.

Perdagangan hewan ini untuk keperluan konsumsi di berbagai bagian dunia mencapai jumlah berton-ton perhari, sehingga mengancam kelestarian populasinya di alam.

Oleh sebab itu IUCN menetapkannya ke dalam status Rentan (VU, Vulnerable). Pada pihak yang lain, di beberapa tempat di Jawa warga masyarakat telah melindungi dan mengeramatkan bulus-bulus yang hidup di kolam-kolam tertentu. Sebagian lokasi itu ada yang dimanfaatkan sebagai tempat wisata, namun ada pula yang dijadikan tempat pesugihan ( suatu cara untuk memperoleh kekayaan tanpa kerja keras pelakunya melibatkan makhluk ghaib).

Demikian dari informasi Minyak Dari Binatang Bulus Untuk Kesehatan kami sajikan, semoga apa yang dibaca sesuai apa yang anda cari. Informasi tersebut merupakan informasi yang bersifat umum saja. Dan jika ada pertanyaan lain atau kritik dan saran silahkan kirim informasinya kepada kami melalui kontak yang sudah kami sediakan atau melalui kolom komentar dibawah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *