Zippers Atau Ritsleting yang terlupakan

Tas yang bagus, kuat dan selalu terawat dalam kondisi yang baik adalah idaman bagi semua orang, namun tidak jarang dari mereka enggan untuk merawat tas yang mereka miliki. Jika anda termasuk orang yang malas untuk merawat tas kesayangan anda, maka tak heran jika ada bagian-bagian yang rusak pada tas anda walaupun baru digunakan beberapa bulan saja. Salah satu masalah yang paling umum ditemukan adalah ritsletingnya. Banyak dari pemilik tas yang tidak merawat tasnya dengan baik mempunyai permasalahan di bagian ritsletingnya. Ritsleting yang macet, berkarat, atau juga sulit untuk dibuka tutup adalah permasalahan yang sering dijumpai pada sebuah tas.

Sebelum kita berbicara tentang cara merawat ritsleting, ada baiknya kita tengok beberapa fakta sederhana tentang ritsleting untuk memahaminya, antara lain :

– Ritsleting logam lebih mudah rusak dibandingkan ritsleting plastik
– Menutup ritsleting plastik lebih mudah daripada menutup ritsleting logam
– Ritsleting plastik tidak memerlukan perawatan sebanyak ritsleting logam
– Ritsleting besar belum tentu lebih kuat
– Kotoran bisa merusak ritsleting logam
– Hampir semua pengencang pada ritsleting terbuat dari aluminium yang rentan karat

Cara merawat Ritsleting

Ritsleting diproduksi dengan mekanisme tertentu agar memungkinkannya berdaya tahan tinggi. Meskipun demikian, sebagian ritsleting memerlukan perawatan untuk membantunya tetap bekerja lancar.

Mari simak beberapa tips berikut ini:

  • Jangan memaksa ritsleting. Jika ada objek tersangkut di jalur ritsleting, bebaskan terlebih dulu benda tersebut sebelum melanjutkan perjalanan menutup ritsleting. Memaksa ritsleting hanya akan merusak pengencangnya atau bahkan mematahkan penariknya.
  • Gunakan lilin untuk melumasi ritsleting secara berkala. Cara ini membantu ritsleting bekerja lancar karena memperkecil gesekan dan tekanan pada penarik, pengencang, dan gigi-giginya.
  • Pakai sikat gigi untuk menyikatkan cuka pada ritsleting yang macet. Kandungan asam dalam cuka akan melonggarkan partikel-partikel penyebab kemacetan. Metode ini juga bisa diterapkan pada ritsleting yang berkarat.
  • Selalu keringkan ritsleting secara sempurna setelah dicuci atau terkena air. Pengeringan bisa secara alami atau menggunakan pengering rambut.
  • Bilas dengan air tawar ritsleting yang terkena air laut atau air garam sesegera mungkin dan biarkan hingga benar-benar kering untuk mencegah karat. Akan lebih baik jika ritsleting segera dicuci secara tuntas dengan mengikuti petunjuk cara mencuci baju yang benar sebagaimana dijelaskan di sini sesuai jenisnya.
  • Legakan ketegangan pada ritsleting dengan cara menariknya secara perlahan sehingga memastikan tidak ada objek yang menghalangi dan mengurangi tekanan pada pengencangnya. Hal ini terutama berguna untuk ritsleting pada tas, koper, atau pakaian yang terlalu ketat.
  • Manfaatkan deterjen bercampur air untuk melepaskan ritsleting yang lengket atau tidak mau bergerak. Dengan sikat gigi bekas, sikatkan campuran ini pada bagian pengencang dan penarik ritsleting untuk menyingkirkan kotoran yang tersangkut. Selipkan seutas kawat atau tali ke dalam mekanisme pengencang ritsleting dengan bantuan deterjen sebagai pelicin. Secara perlahan tarik ritsleting ke arah menutup. Proses ini memerlukan kesabaran agar tidak merusak ritsleting secara permanen.

Tips tersebut berlaku juga untuk barang-barang lain yang memiliki ritsleting, seperti jaket, celana jeans, dll.
Semoga bermanfaat..!!

Demikian dari informasi Zippers Atau Ritsleting yang terlupakan kami sajikan, semoga apa yang dibaca sesuai apa yang anda cari. Informasi tersebut merupakan informasi yang bersifat umum saja. Dan jika ada pertanyaan lain atau kritik dan saran silahkan kirim informasinya kepada kami melalui kontak yang sudah kami sediakan atau melalui kolom komentar dibawah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *